"eeh,,gilaa men, si sari yang cantik abiz tadi senyum ama gua, kemarin dia nglirik2 gua gitu,mungkin si doi naksir nih ma gua..duh senengnya,,," begitulah tukas si paijo, mahasiswa semester awal yang baru datang baru desa mengira bahwa si primadona kampus itu sedang naksir sama dia, sedang disudut yang lain sang sari yang sedang mengikuti audisi bintang kampus rupanya sedang belajar dekat dengan para civitas akademika kampus agar mendapat dukungan banyak.
Wednesday, April 11, 2012
Tuesday, April 10, 2012
di gelap purnama kuterjebak
Di sisi gelap purnama aku tersungkur, melirik nuansa malam nan pekat, aku terdiam, mebiarkan rambut tipisku tergerai beterpa angin hujan. lembut, gemericik embun mulai menampakkan pesonanya, bermain dibwah kilauan cahaya. aku takjub, tubuhku beranjak bangkit hendak mengikuti gerak langkah penghuni malam penuh kedamaian itu. dan perlahan suasana hangat mengalir di pojok-pojok bumi, bumi menangis sesengukan, .lukanya menganga begitu terhampar jelas nan busuk. bumi rapuh termakan usia, bukan, dia termakan ketamakan manusia, rapuh melapuk dan membuncah meneriakkan kepedihan, kerinduannya untuk berkumpul di langit luas dengan para bintang dan meteor lenyap oleh takdirnya. apa daya, tangan tak sanggup menggapai, dan lukanya semakin membusuk..
Labels:
ReNuNgaN..
Monday, April 9, 2012
galauku-inspirasiku
Pernahkah kamu merasa galau? pastinya semua orang pernah mengalami satu kondisi dimana otak dan hati melemah tidak terkendali karena satu peristiwa atau sebab yang sebelumnya dialaminya itu, apalagi untuk tipe-tipe introvertis seperti aku ini, sangat labil dan sensisif sekali dengan segala sesuatu yang terjadi.istilah galau baru-baru ini populer dengan banyaknya iklan-iklan dan acar-acar komedi bernuansa remaja di media elektronik. namun, yang menyulut pertanyaan dari ini semua adalah, apakah remaja selalu identik dengan galau?, dan apakah galau merupakan suatu keadaan yang mengerikan, memalukan, dan buruk?
Labels:
WaCaNa..
Thursday, April 5, 2012
kucari sebuah komitmen
Pagi ini dingin masih menyeruak disekitarku, hingga terbuka tabir mimpi untukku melanjutkan aktifitasku hari ini, sang mentari pun mulai mengintip dengan keindahannya dibalik ufuk yang entah berapa jauh jaraknya. dan aku masih terdiam diantara kabut pagi yang menyelusup rongga-rongga kecil kamar kosku, pandanganku tertuju ke awang-awang dan fikiranku melayang. 'Komitmen', kata itu terus membayangi setiap detik hidupku, bahkan lebih pekat dari bayanganku sendiri. bagaimana tidak, di umurku yang sudah 23 tahun ini aku belum sekalipun meresapi kata itu dengan segala penghayatannya. dan aku takut itu berimbas pada masa depanku. aku akan terlambat merasakan naturaliasi proses perkembangan diriku yang seharusnya berjalan secara alamiah..
Labels:
aKu....
Subscribe to:
Posts (Atom)






