Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Sunday, November 27, 2016

Juara Kehidupan

        Minggu malam, di november pada putaran ke 26. Hujan deras masih mengguyur tempat ini sejak menjelang maghrib tadi. Petir dan guntur tak absen ikut berpetualang diatas rumah-rumah. Cukup mencekam. rasa dingin menyeruak menghinggapi tubuh meresap kulit lebih dalam, inchi demi inchi. tanpa sedikitpun memberi kesempatan untuk menghirup hangatnya nafas kehidupan. berlari. jantungku berdetak cepat seakan sedang berlari. ada apa dengan hidup ini sehingga aku harus berhalusinasi tentang siapa pemenang di antara kehidupan ini.

Thursday, November 24, 2016

Sudah nikah..??

me : "Assalamu'alaikum, tadz" (sambil nyengir kuda)
ust : (mengamati wajahku mencoba mengenali)
        "MasyaAllah, kaifa haal.sudah anak berapa sekarang?"
Me : "masih single tadz.." (kali ini nyengir kebo)
Ust : "lho..kok bisa..??,sudah ada calon..??"
Me : "belum, tadz" (nyengir mangki)
Ust : "gimana, ane cariin??"
Me : (waduh mati gue, skak mat.. mana beliau tanyanya serius gak pake basa-basi lagi)
         "nanti-nanti aja tadz" (takut kalo gak segera jawab, beliaunya nge-doble skak mat pake jodohin sama seseorang)
Ust : "ojo suwe-suwe..mundak ketuan"
         *jangan lama-lama, nanti keburu tua

----------------------End---------------------------------------

Wednesday, October 26, 2016

Mencicipi Masalah

Goodnight, world!

malam ini terasa begitu dingin, dengan sedikit gerah yang menyelip diantara pori-pori kulit. Aneh, biasanya pertanda akan datang hujan. Padahal siang tadi langit cukup cerah, jemuranpun berhasil kering hingga bermuka memerah. pertengahan oktober ini cukup meriah. dimana tak hanya cuaca yang datang tak menentu. Masalah hidup juga silih berganti menghampiri. namanya juga hidup, kata orang masalah bagian dari pembelajaran kehidupan. Agaknya malam ini pas untuk curhat sedikit dengan laptop baruku ini.

Tuesday, October 11, 2016

Penat Menyengat

"Ara, terkadang dibutuhkan mengalah tanpa bermaksud menyerah. sekedar mereposisi apa yang sedang dijalani.pahit, bagiku kekalahan sekecil apapun terasa pahit. namun  Tuhan sedang memberi pelajaran . bahwa sebesar apapun ego ini, aku takkan pernah punya sayap untuk terbang sekehendak diri. aku harus mundur sejenak dan membiarkan Tuhan menyelesaikan pelajaran ini. ya, 10 tahun pelajaran kekalahan yang belum jua usai."
                               (Kudus, 4 Oktober 2016)

--->>>>> xXxXxXx [ [ [ PreNz 'n Fanz ] ] ] xXxXxXx <<<<<--