Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Tuesday, January 15, 2013

JuSt DReAMiNg..or MaYbe SiGniNg

Kamis, 10 Januari 2013         4:44 a.m

   
   Tiba tiba aku berada di sebuah pasar swalayan, setelah sebelumnya aku mengikuti seminar pendidikan anak yang diadakan di ruangan gedung bioskop. dan yang ada di pelukanku ini, seorang anak bayi lelaki yang sedang tertidur lelap berada dalam gendonganku ini adalah anakku. aku menjadi seorang ayah??? hatiku terguncang dengan keadaan spontan itu, bagaimana mungkin aku bisa menikah dan mempunyai seorang anak yang baru berusia beberapa bulan ini, padahal dari dulu keluargaku bersikeras untuk menahan keinginanku menikah sampai aku lulus kuliah dan bekerja mapan.

     bagaimanapun, sekarang, aku bisa menikah, bahkan nuansa pengantin baru masih lekat meski aku sudah beranak satu, namun siapakah ibu dari anakku ini?? aku bertanya-tanya,  aku belum pernah bertemu dan kenal dengannya.??siapa dia??? kupandangi anak bayiku lekat-lekat, rasa kebapakan nan penuh kasih sayang dan tanggung jawab muncul seketika itu, di swalayan  aku masih berkeliling mencari barang-barang kebutuhan anakku.

Monday, December 17, 2012

Dunia yang Dipilih..

      seorang pemuda bertubuh gemuk tergeletak dengan tatapan kosong tanpa asa di atas kasur usang di salah satu kos mahasiswa. dua lubang telingannya tersumpal headset yang masing-masing kabelnya terhubung dengan hp yang sedang memutar lagu-lagu pop dengan kencang. sesekali kedua kelopak matanya mengatup dan bibirnya bergerak-gerak sembari mengeluarkan suara lirih mengikuti syair lagu yang sedang dinikmatinya.. tangannya mengepal, masih terlihat warna merah di kedua bola matanya, seperti sedang terjatuh dalam suatu masalah kehidupan. entahlah.

      dunia yang tlah dipilih ternyata tak seperti apa yang diharapkannya, kisah hidup anak anak bungsu 7 bersaudara yang sedang dijalaninya membuatnya slalu bergantung pada mereka. memilih menjadi anak yang penurut (sekali), namun pada akhirnya mematikan daya fikirnya, hanya menuruti kata mereka dan menuruti lagi, hilang sudah kemandiriannya, prinsipnya apa lagi.dan sepertinya kedewasaan akan terlambat datang.

Memotong Jalan Kehidupan...

barangkali ucapan temenku kemarin lalu benar-benar terjadi juga padaku, kekhawatiran-kekhawatiran yang bercampur harap berlebihan atau sesuatu besar akan terjadi, dan lebih baik memotong kehidupan ini begitu saja. "itu gilaaa...!!!" kataku, 
"bagaimana mungkin kita seorang muslim berani mendahului takdir yang belum Allah tetapkan??!!!",
"tapi ini urusannya prinsip, kalau tidak segera menikah, akan hancur agamaku,,,," sanggah temanku.
"rasanya lebih baik mati daripada hidup terombang-ambing seperti ini.!!"
beruntung tidak lama setelah itu proposal menikah muda diterima, akhirnya keluarganya merestuinya untuk segera menikah, sekarang dia hidup bahagia dengan istri dan anak bayinya meski di satu sisi dia pontang panting mencari nafkah..kebahagiaan yang tak terkira didapatkannya.

kini aku merasakan masa-masa galau seperti dia dulu itu, dan sayangnya, aku harus mengubur mimpi-mimpi indah layaknya temanku itu lalu membiarkan hidupku terpontang panting dan hidup tanpa arah dan tujuan bagai zombie, jasadnya berjalan kesana-kemari tanpa sedikitpun terwarnai sosok jiwa yang mengisi jasad itu, kosong..

Tuesday, November 13, 2012

Pengalaman Ghaib

      pengalaman ghaib pertama, adalah sebelum hari raya iedul adha kemarin, aku membeli sebuah peralatan makan biar aku bisa memasak nasi sendiri di kosan, ngirit ceritanya, termasuk di dalamnya sebuah mangkok melamin warna biru muda. seperti biasanya, aku memasak nasi trus beli lauk di warung, kalau udah kepake makan, piring-piring ku kutaruh diluar dulu biar kamar gak bau, tapi tiba-tiba aku kaget ketika aku mencari mangkuk biru ku itu dan tak kutemukan di sudut-sudut kamar. padahal toh barang-barangku paling tempatnya disitu-situ ajah. kucari-dan semakin jeli kucari, tidak jua mendapatkan hasil, saking jengkelnya aku cerita ke temen-temen kalo mangkok baruku ilang, biar yang ngambil ngerasa. ah, mungkin diambil ma ponakanku yang kamarnya tepat di depan kamarku, toh kebiasaan dia ngambil barangku tanpa ijin dan gak peka kembali, meski aku sedikit geram aku coba ikhlaskan, daripada cari masalah, ma sodara lagi, 

--->>>>> xXxXxXx [ [ [ PreNz 'n Fanz ] ] ] xXxXxXx <<<<<--