dunia ini penuh keseimbangan, ada hitam juga ada putih, kalau ada besar pasti ada kecil, bahagia dengan duka, dan normal dengan tidak normal. memang di dunia ini tidak selalu tersaji dengan sempurna, bukan karena Tuhan tidak mampu, namun karena Dia hendak membuka mata kita, agar selalu ada keterikatan dengannya melalui rasa syukur atas apa yang dia terima, baik itu lebih baik atau lebih buruk dari yang lainnya.Sunday, April 27, 2014
Aku dan Neurosis
dunia ini penuh keseimbangan, ada hitam juga ada putih, kalau ada besar pasti ada kecil, bahagia dengan duka, dan normal dengan tidak normal. memang di dunia ini tidak selalu tersaji dengan sempurna, bukan karena Tuhan tidak mampu, namun karena Dia hendak membuka mata kita, agar selalu ada keterikatan dengannya melalui rasa syukur atas apa yang dia terima, baik itu lebih baik atau lebih buruk dari yang lainnya.
Labels:
aKu....
Saturday, April 19, 2014
H.A.S.R.A.T
apalagi yang kita kejar wahai kawan?
sudah di gunung, pantai kita rindukan,
tiba di pantai, gunung yang kita inginkan....
saat kemarau datang kita tanyakan hujan,
dan ketika hujan datang, kemarau kita harapkan...
sudah tenang di rumah, pengennya pergi,
begitu pergi, kita ingin kembali ke rumah...
sudah dapat ketenangan, keramaian kita cari,
keramaian kita temukan, ketenangan kita rindui...
sudah di gunung, pantai kita rindukan,
tiba di pantai, gunung yang kita inginkan....
saat kemarau datang kita tanyakan hujan,
dan ketika hujan datang, kemarau kita harapkan...
sudah tenang di rumah, pengennya pergi,
begitu pergi, kita ingin kembali ke rumah...
sudah dapat ketenangan, keramaian kita cari,
keramaian kita temukan, ketenangan kita rindui...
Labels:
ReNuNgaN..
Friday, March 7, 2014
Akhir Kisah Cinta Ini..
terdiam
di sudut senja,
Gelap
mulai datang, dunia tak lagi memikat..
Tiada
lagi cinta memaniskan segala derita..
Tiada
lagi lagu-lagu kepalsuan berirama gaduh,
Biarlah
pujangga tetap berlari dengan kegilaannya..
Biarlah
penyair mabuk oleh syairnya sendiri..
Aku
mentalaq cinta, mengembalikan mahar keduniawiaan..
Diam,,kini
semua terdiam..
Tiada
lagi aroma bunga dan alunan musik kerinduan..
Tinta
kehidupan telah kering.
Dan
kematian menghadang..
Perlahan
Cinta menghilang dari sudut mata..
Bahagianya
kini lenyap tenggelam dari kelopak matanya..
Muara
syurga mulai terlihat jelas..
Dan gaun
pengantin telah tergantung di dinding..
Menjelma
menjadi sajadah dan mushaf,,,
Kini
cinta telah berevolusi..
Mencari
makna sejati..
Ritme kosong
Aku
murung bermandikan logika
Mataku
sayup, tak sanggup lagi menelaah dunia..
Tiada
angkara, sendiri aku menciptakannya..
Duniaku
sunyi, berlapis pekat, legam tanpa lentera..
Terjerembab
di sudut ruang kosong, aku tak lag mengenal cahaya..
Nestapa,
aku sendiri yang mengundangnya..
Dan aku
kalut tanpa suara..
Simfoniku
hanya degupan jantung, detik jarum jam..
Aku
tenggelam bersama kekalutan..
Kini aku
telah berdusta pada keramaian..
Sunyiku
memekakkan telinga..
Dan aku
rapuh tanpa cerita..
Subscribe to:
Posts (Atom)


