Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Friday, July 4, 2014

Kumerayu Bidadari

Aku disini, di atas awan..
Aku tertawan paras cantik rupawan
Tak jemu-jemu aku memandang…
Ingin kumerayu dengarkan aku berlagu

Baru aku mengerti….
Artinya bidadari….
Sejak di hari ini jumpa kamu disini….
Pasti inilah syurga..
Ku di dalam nirwana…
Meskipun sementara, saat kita berjumpa…
Sebentar lagi kita segera tiba,
Lepas dari mimpi kita jelang realita.
Menapak jejak diatas bumi ini
Akan kukenang slalu memori
Baru aku mengerti
Artinya bidadari,,
Sejak dihari ini
Jumpa kamu disini…
Pasti inilah syurga, ku didalam nirwana…
Meskipun sementara..saat kita berjumpa..
kita disini, di atas awan..
(kumerayu Bidadari, Al Ghazali -Edited-)
For a moment when our tears will be folded

Saturday, June 28, 2014

Marhaban ya Ramadhan (1435 M)

        Bulan suci ramadhan kembali datang menyapa diri, aromanya wangi berhembus pelan seperti hujan yang turun ditengah kemarau panjang. Hati yang gersang ini mulai melembut dan mencoba untuk menyambut dengan suka hati, marhaban ya Ramadhan. di tahun 2014 ini lagi-lagi kita diberi kesempatan untuk merasakan indahnya bulan penuh berkah. sedari kecil hingga sedewasa ini kita melalui bulan ramadhan dengan menyisakan kenangan-kenangan indah yang selalu  berbeda disetiap tahunnya. saat kita masih kecil, melalui ramadhan dengan bermain-main dengan teman-teman yang lain, menonton acara-acara tv spesial ramadhan seperti Lorong Waktu, Asep Show, dll. saat remaja kita melaluinya dengan mulai membiasakan diri memaksimalkan beribadah, sampai sekarang, saat kita berada di titik kedewasaan, tentunya godaan dan tantangan semakin besar, dan dengan tingginya kesadaran pula, semangat kita untuk memaksimalkan tiap moment di ramadhan tahun ini harus lebih besar.

Tragedi Speaker Bocor

        Beberapa hari kemarin hampir saja aku berkelahi dengan teman satu kosan, bukan karena urusan asmara dua diana, apalagi soal menagih hutang, namun soal mempertahankan kerukunan wisma bina taqwa yang saya tempatin ini. Ya, judul tragedi speaker bocor diatas sedkit merepresentasikan tentang apa bahasan ini. Ya, mendengarkan musik memakai speaker aktif memang terasa enak sebagai pengisi waktu luang, atau membuang kepenatan aktifitas padat. Dentuman bass nya yang begitu  ngeboom juga suara treble yang nyaring, itu seolah sanggup menghilangkan segala kegundahan. Apalagi jika speakernya bermerk dan mahal, sudah pasti suara yang dihasilkan sangat jernih dan enak ditelinga. Namun tentunya mempunyai suasana hati yang berbeda, ada yang sedang galau, butuh penjernihan fikiran, ada yang sedang belajar, butuh kesunyian, ada juga yang sedang istirahat, butuh yang namanya ketenangan. Apalagi dengan lingkungan kos yang tempatnya berdempetan, jangankan untuk nyetel musik, suara langkah kaki dari lantai atas pun teras seperti ada gempa, dug…dug…dug.... Namun berbeda dengan temanku yang satu ini, mungkin biar dianggap anti mainstream oleh teman-teman yang lain,namun bukannya mendapat pujian, malah menuai konflik.

Renaissance

            Semester ini merupakan moment renaissance bagiku, ya aku meminjam istilah kebangkitan eropa yang diawali dengan revolusi industri itu (padahal itu adalah awal konspirasi yahudi terhadap dunia dengan mendupak ehidupan keagamaan yang sebelumnya mendominasi pemerintahan). Setelah larut dalam kevakuman kuliah selama 3 tahun, kevakuman yang merubah diriku, fikiranku, finansialku, dan semua yang berhubungan denganku dari yang berwarna menjadi buram, dari yang bermelodi menjadi sunyi, kini perlahan pelita itu menghampiriku meski belum terlalu jelas cahayanya. Menegakkan kembali kepalaku dan menguatkan langkah-langkahku. Untuk menuntaskan studi yang makin mumet ini.Aku harus mengejarnya selagi ada, atau aku harus melewatkan moment baik itu dan membiarkan diriku merana.

--->>>>> xXxXxXx [ [ [ PreNz 'n Fanz ] ] ] xXxXxXx <<<<<--